KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Setelah dilakukan pencarian kurang lebih hampir 24 jam, akhirnya Petugas Gabungan menemukan satu dari dua korban perahu tenggelam di DAS Kapuas, Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Selasa, 18 Mei 2021 sekitar pukul 09.15 WIB.

Informasi diterima dari Pusdalops-PB BPBD Kapuas, satu korban yang ditemukan petugas gabungan, relawan dan masyarakat sekitar adalah seorang perempuan atas nama Ramlah (61), dengan kondisi sudah tak bernyawa.

"Satu korban sudah ditemukan di DAS Kapuas. Tidak jauh dari lokasi titik nol atau awal tenggelam," kata Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga kepada wartawan.

Untuk jasad korban, saat ini juga telah dievakuasi oleh petugas gabungan, dan akan dibawa ke rumah duka.

Sedangkan, untuk korban tenggelam bernama Saleh (69) yang diketahui merupakan suami dari Ramlah saat ini masih belum ditemukan. Dan petugas gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dan penyisiran di lokasi kejadian.

--page

Pada pemberitaan sebelumnya, sebuah perahu kayu atau jukung dikabarkan tenggelam di DAS Kapuas Murung tepatnya di Handel Rimbut, Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas pada Senin, 17 Mei 2021 sekitar pukul 10.20 WIB.

Akibat musibah tersebut, dua orang dikabarkan masih belum ditemukan atau masih hilang, dari total empat orang yang menaiki perahu dayung tersebut.

Dari pendataan dilakukan BPBD Kapuas, akibat kejadian tersebut ada 4 orang korban, dengan rincian dua orang selamat atas nama Rusli dan Syarif, sedangkan 2 orang masih dalam pencarian petugas gabungan atas nama Saleh dan Ramlah.

Dari informasi diperoleh bahwa kejadian itu terjadi ketika empat warga pulang bertani, dengan menyeberang di DAS Kapuas menuju ke Handel Rimbut, tiba-tiba saja ada angin kencang dan diduga menenggelamkan perahu mereka. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)