BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Setelah dilakukan pencarian upaya pencarian, Petugas Gabungan akhirnya menemukan korban kedua perahu tenggelam di DAS Kapuas, Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Rabu, 19 Mei 2021 sekitar pukul 05.50 WIB.
Informasi diterima dari Pusdalops-PB BPBD Kapuas, korban kedua yang ditemukan petugas gabungan, relawan dan masyarakat sekitar adalah seorang laki-laki bernama Saleh (69) dengan kondisi sudah tak bernyawa. Merupakan suami dari korban pertama Ramlah yang sebelumnya juga ditemukan kondisi meninggal dunia.
"Korban kedua ditemukan di DAS Kapuas (sekitar Desa Mambulau) kurang lebih 7,45 KM dari titik nol," kata Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga.
Untuk jasad korban, saat ini juga telah dievakuasi oleh petugas gabungan, dan akan dibawa ke rumah duka.
Pada pemberitaan sebelumnya, sebuah perahu kayu atau jukung dikabarkan tenggelam di DAS Kapuas Murung tepatnya di Handel Rimbut, Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas pada Senin, 17 Mei 2021 sekitar pukul 10.20 WIB lalu.
--page
Akibat musibah tersebut, dua orang dikabarkan masih belum ditemukan atau masih hilang, dari total empat orang yang menaiki perahu dayung tersebut.
Dari pendataan dilakukan BPBD Kapuas, akibat kejadian tersebut ada 4 orang korban, dengan rincian dua orang selamat atas nama Rusli dan Syarif, sedangkan 2 orang masih dalam pencarian petugas gabungan atas nama Saleh dan Ramlah.
Dari informasi diperoleh bahwa kejadian itu terjadi ketika empat warga pulang bertani, dengan menyeberang di DAS Kapuas menuju ke Handel Rimbut, tiba-tiba saja ada angin kencang dan diduga menenggelamkan perahu mereka. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)









