SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), disiapkan sebesar Rp 62 miliar. Dari total tersebut, saat ini baru terealisasi Rp 18 miliar. 

Hal itupun menjadi perhatian Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, agar semua daerah termasuk Kotim dapat menggunakan anggaran tersebut dengan baik dan optimal. Terutama untuk proses vaksinasi dan penanganan Covid-19. 

"Dana untuk penanganan Covid-19 jangan di tahan-tahan, karena hal itu sangat mendesak, demi percepatan penanganan Covid-19," ujar Sugianto, pada saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 dan vaksinasi di Kalteng secara online, Rabu, 19 Mei 2021. 

Hal tersebut berlaku untuk semua kabupaten/kota di Kalteng. Jangan takut menahan anggaran, karena demi kebaikan masyarakat di daerah masing-masing. Bahkan jika memang belum dianggarkan, bisa dilaksanakan segera untuk penanganan Covid-19 tersebut. 

Sementara itu, Bupati Kotim Halikinnor, menjelaskan bahwa saat ini, proses percepatan penanganan Covid-19 di Kotim terus berjalan. Dana yang tersedia terus digunakan untuk kepentingan pencegahan, termasuk penanganan di beberapa gugus tugas dan posko penyekatan beberapa hari lalu. 

--page

"Tempat perawatan juga sudah kami tambah, sehingga tidak hanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit saja, namun 78 bet di Islamic Center juga sudah dibuka kembali," kata Halikinnor. 

Saat ini, di Kotim sendiri, kasus aktif mencapai 188 orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding sebelum lebaran. Yamg mencapai hampir 300 kasus aktif. 

Pihaknya juga berkomitmen untuk terus berupaya melakukan penanganan Covid-19 di daerah ini. Terutama dalam peningkatan disiplin protokol kesehatan masyarakat. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)