BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran meminta kabupaten dan kota di Kalteng untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi.
Bahkan Sugianto meminta stok vaksin yang masih ada saat ini dapat diselesaikan dalam kurun waktu 10 hari kedepan. Ia menilai Kalteng masuk kondisi yang sangat mengkhawatirkan untuk penyebaran Covid-19.
"Vaksin sekitar 131 ribu yang belum terpakai se-Kalteng. Saya minta untuk selesai pemberiannya dalam 10 hari," sebut Sugianto saat Rapat koordinasi kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Kalteng di Aula Jayang Tingang, Rabu, 19 Mei 2021.
Sugianto menilai perlu langkah cepat untuk melindungi masyarakat Kalteng dari wabah Covid-19. Apalagi dengan adanya ditemukan varian baru dari India B.1.617.
"Kita harus bergerak masif tentu sesuai aturan untuk melayani dan menyelamatkan masyarakat Kalteng. Angka kematian di Kalteng ini setiap hari ada," tegasnya.
--page
Dalam rakor Sugianto menyampaikan vaksinasi tahap 1 untuk SDM Nakes dimulai sejak tanggal 14 Januari 2021. Vaksinasi tahap 2 untuk lansia dan pelayan publik yang dimulai sejak bulan Maret 2021.
Target sasaran tahap 1 dan 2 yaitu 410.719 sasaran, yang belum mendapatkan dosis 1 sebanyak 306.372 sasaran. Lebih lanjut Suyuti Syamsul menjelaskan, target vaksinasi tahap 1 SDM Nakes 19.927 sasaran dan tahap 2 untuk lansia yaitu 191.817 sasaran, sedangkan pelayan publik 198,975 sasaran. (HERMAWAN DP/B-7)









