PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro diperpanjang oleh pemerintah daerah. Kalangan akademisi menilai untuk mengoptimalkan PPKM mikro perlu sistem bottom up.

“Saran saya PPKM skala mikro ini harus bersifat bottom up (dari bawah ke atas). Maksudnya, partisipasi masyarakat pada level bawah seperti RT, RW, lurah itu bisa lebih dioptimalkan,” kata Akademisi Akademisi Fisipol UMP, Farid Zaky Yopie.

Ia menilai mereka adalah agen pelaksana kunci pada level lapisan masyarakat terbawah. Sehingga koordinasi dan sinergi dan komunikasi sangat penting untuk optimalisasi PPKM skala mikro.

Menurut Zaky konsistensi dan teladan dari aparatur serta para elit pemimpin penting untuk memberikan contoh agar masyarakat dapat disiplin mengikuti alur kebijakan pemerintah.

“Penting bagi pemerintah dalam implementasi kebijakan itu dengan memperhatikan sisi humanisme masyarakat agar PPKM skala mikro bisa efektif,” tuturnya.

--page

Sehingga kebijakan tidak melulu dipahami sebagai pelarangan, karena dengan begitu aspek perasaan masyarakat telah mampu dipahami oleh aparat. (HERMAWAN DP/B-6)