SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur menilai pelaksanaan pembangunan di daerah ini masih belum bisa mengakomodir semua usulan masyarakat. 

Terkait itu, Rudianur berharap Bupati Kotawaringin Timur mampu melaksanakan konsep pembangunan yang berkeadilan 

“Tidak hanya itu, pembangunan masih terlihat menumpuk di suatu titik," katanya, Jumat, 21 Mei 2021.

Misalnya di daerah perkotaan saja, sehingga kecamatan lainya terkesan terabaikan.

Kemudian, peningkatan pelayanan pendidikan terutama tenaga pendidik juga belum merata. Bahkan pelayanan kesehatan baik untuk penyediaan fasilitas dan tenaga kesehatan juga masih kurang memadai.

Rudianur juga mengungkapkan, pemerintah kabupaten perlu meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan.

Sektor riil yang bisa meningkatkan kesejahteraan warga mestinya digerakan secara maksimal. Seperti halnya pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya. 

--page

"Terutama yang kami lihat sangat penting dan jadi perhatian pertanian serta perkebunan milik masyarakat," tukasnya.

Rudianur meminta kepada pemerinah kabupaten setempat ke depannya dalam melaksanaan pembangunan untuk lebih mengutamakan kepentingan masyarakat luas dan mengabaikan kepentingan yang sifatnya untuk golongan tertentu.

"Saya berharap pemerintah kabupaten dalam hal ini instansi terkait atau dinas, untuk bisa membedakan mana pembangunan yang untuk kepentingan masyarakat banyak dan mana golongan tertentu. Sehingga, tidak ada yang merasa dianaktirikan," pungkasnya. (NACO/B-11)