BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasca libur lebaran 1442 H belum ditemukan klaster Covid-19 dari para pemudik lokal yang keluar masuk Palangka Raya.
Ketua Harian Satgas Covid-19 Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan butuh waktu sekiar 14 hari untuk mengetahui ada atau tidaknya klaster tersebut sesuai masa inkubasi virus tersebut.
"Sejauh ini belum ditemukan, bahkan dari swab PCR yang kami lakukan jumlah positif mengalami penurunan," katanya, Jumat, 21 Mei 2021.
Langkah antisipasi itu juga dilakukan dengan rapid test antigen di wilayah perbatasan untuk memastikan pendatang bebas dari covid-19.
"Ada rapid test tntigen di Kalampangan dan Bukit Batu. Sejauh ini semua hasilnya non reaktif covid-19," jelas Kepala BPBD tersebut.
--page
Ia meminta masyarakat yang pulang dari luar kota agar terlebih dulu melakukan isolasi mandiri serta mendisiplinkan diri menerapkan protokol kesehatan. (HENDRI/B-11)









