BORNEONEWS, Tamiang Layang - Jika sering kita mendengar masyarakat yang takut atau ragu menerima vaksinasi covid-19, namun berbeda saat melihat para lansia yang mengikuti vaksinasi massal di Puskesmas Pasar Panas, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Sabtu, 22 Mei 2021.
Tidak ada satu pun di antara mereka yang menunjukkan ekspresi takut disuntik. "Tidak takut, rasanya biasa saja seperti pada saat berobat," kata Inse, warga RT 04 Kelurahan Taniran.
Nenek berusia 65 tahun ini juga percaya bahwa vaksin covid-19 yang disediakan pemerintah aman bagi lansia. Hal ini dibuktikannya karena tidak mengalami gejala apapun setelah 30 menit pasca vaksinasi.
Sakura yang juga menerima vaksin covid-19 dosis pertama mengaku tidak mengalami gejala apa-apa selama observasi 30 menit pasca vaksinasi.
"Biasa-biasa saja, saya tidak merasakan sesuatu yang aneh di badan," ujar wanita berusia 60 tahun ini.
--page
Kepala UPTD Puskesmas Pasar Panas, Siti Handayani mengatakan belum menemukan lansia yang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI karena para lansia yang akan menerima vaksin terlebih dulu melewati skrining yang dilakukan secara detail untuk memastikan layak atau tidak divaksinasi.
Namun untuk mengantisipasi adanya KIPI pihaknya telah mempersiapkan ruang unit gawat darurat atau UGD, oksigen dan ambulans.
"Cuma yang namanya puskesmas, kami disini sebatas penanganan pertama. Jadi seandainya ada kejadian dimana peralatan yang kami miliki tidak memadai maka kami akan merujuk ke IGD rumah sakit, kami sudah berkoordinasi dengan rumah sakit setiap kali ada penyuntikan vaksin," jelasnya. (BOLE MALO/B-6)









