PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kelompok orang lanjut usia (lansia) dinilai berisiko tinggi terpapar Covid-19, lantaran daya tahan tubuh (imun) dengan usia di atas 60 tahun sudah mulai lemah.

Oleh sebab itu, mereka mulai divaksin. Seperti para lansia di Desa Sebuai Timur, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Para lansia itu mengikuti program vaksinasi agar memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik lagi. 

Demi menyukseskan program vaksinasi di wilayah binaannya, Babinsa Sebuai Timur Serda Dedy Wardani, Koramil 1014 - 02/Kumai bersama dengan Bhabinkamtibmas, melaksanakan pendampingan terhadap tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Kumai.

Pada kegiatan yang di laksanakan di Aula Desa Sebuai Timur tersebut, Serda Dedy mengatakan, kehadiran dirinya bersama Bhabinkamtibmas, dalam rangka memastikan dan memberikan rasa aman untuk kelancaran program vaksinasi bagi lansia di wilayah binaannya. Mengingat, program vaksinasi ini sangat penting dalam penanganan Covid-19.

"Bersyukur antusias warga khsusnya lansia dalam mengikuti vaksin cukup baik, mereka memahami betapa pentingnya vaksinasi untuk membentuk kekebalan tubuh dalam melawan pandemi Covid-19," ujarnya, saat dikonfirmasi, Minggu, 23 Mei 2021.

--page

Di tempat terpisah, Danramil 1014 -02/Kumai Kapten Arm Ahmad Zubaidi mengungkapkan, dalam melakukan pendampingan tersebut, anggota juga memberikan pemahanaman dan meyakinkan kepada masyarakat, bahwa vaksinasi tersebut aman untuk digunakan.

"Kehadiran Babinsa kita upayakan, agar personel dapat membantu memberikan pemahaman bahwa vaksin itu aman dan sangat penting," tuturnya.

Danramil melanjutkan, para warga yang telah menerima vaksin juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19, dengan tetap menerapkan sistem 5M dan menjaga pola hidup sehat.

"Lansia yang paling rentan berisiko tinggi terpapar atau terinfeksi Covid-19. Sehingga, lansia sebetulnya menjadi yang prioritas untuk mendapatkan vaksin untuk melindungi dirinya," pungkasnya. (DANANG/B-7)