BORNEONEWS, Muara Teweh - Sekda Barito Utara, Jainal Abidin menjelaskan launching Desa Cantik di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan merupakan sinergi dengan BPS. Sinergi itu akan berkelanjutan guna pembinaan tata kelola data dan statistik desa yang baik ke depannya.
Pembinaan meliputi proses pengumpulan data, pengolahan dan analisis data, pemanfaatan data untuk pembangunan dan manajemen kualitas data.
“Pada prinsipnya, program ini tidak untuk menambah beban pekerjaan desa yang memang sudah cukup banyak. Tetapi justru akan memperingan tugas-tugas khususnya yang berkaitan dengan data dan statistik,” jelasnya, 25 Mei 2021.
Dia menjelaskan, Desa Cantik bukanlah program satu titik waktu, tetapi akan berkelanjutan sehingga harapannya bisa menjadi Desa Mandiri Statistik.
BPS bersama desa dapat merumuskan secara bersama pendataan di desa kedepannya, termasuk manajemen dan publikasi data. Sehingga, akan tersedia data yang lengkap dan akurat untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan pembangun desa.
“Misalnya, ketersediaan data dalam bidang pertanian, seperti data jumlah petani, lahan pertanian, komoditas pertanian, kebutuhan pupuk, hasil panen, dan data lainnya,” katanya.
Kesuksesan pelaksanaan desa cantik adalah buah koordinasi dan konsolidasi antara bps dengan kementerian terkait, OPD, dan pemerintah desa. (RAMADHANI/B-11)









