BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsono menegaskan desa tidak lagi dianggap sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subyek dan ujung tombak pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sehingga terkait itu, statistik di tingkat desa sangat penting dalam rangka meningkatkan kepercayaan kepada pemdes untuk mengelola pembangunan.
Dia mengatakan, dana desa tahun 2021 dapat diprioritaskan untuk pendataan desa dalam rangka percepatan pencapaian SDGs Desa. Sementara Dana Desa di Kabupaten Barito Utara terus mengalami peningkatan dari 2019 - 2021 yakni Rp 90,16 - 94,48 miliar.
Eko Marsono menambahkan, desa merupakan wilayah administrasi yang dekat dengan masyarakat. Berbagai kebijakan dan pembangunan dilakukan di level desa harus mampu menjawab kebutuhan dan permasalahan.
"Sementara peran BPS dalam pembinaan statistik desa yakni menentukan kebutuhan data, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis, menjaga kualitas, serta memanfaatkan data untuk pembangunan," kata dia.
--page
Untuk itu, perlunya pembinaan statistik di tingkat desa seperti data-data statistik yang dapat dikelola dengan standar, penggunaan dan pemanfaatan data statistik yang lebih baik dalam pembangunan desa, serta meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat desa mengenai pentingnya data statistik.(RAMADHANI/B-11)









