PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Akhir akhir ini warga Puruk Cahu ibu kota Kabupaten Murung Raya ramai membicarakan terkait dengan masih beredar dan dijualnya bahan makanan kedaluwarsa di sejumlah toko atau warung.

Bahkan tidak sedikit yang yang menyampaikan keluhannya melalui akun media sosialnya karena sudah beberapa kali membeli minuman atau makanan tang tanggal kedaluwarsanya melebihi dan sayangnya masih dijual.

Salah satunya diungkapkan Hengki warga Puruk Cahu yang mengakui beberapa hari ini sudah dua kali membeli miniman jenis susu yang ternyata kedaluwarsa, bahkan ada yang sudah lebih 9 bulan.

Sayangnya, minuman tersebut di beli di toko yang lumayan besar sehingga cukup memprihatinkan. “Saya beberapa hari lalu membeli minuman susu, sampai di rumah ketika hendak dimimun, ternyata sudah habis tanggal kedaluwarsanya, bahkan sudah Sembilan bulan lalu,” tuturnya saat dbincangi PPost grup borneonews.co.id, Selasa.

Dirinya berharap pemerintah lebih tegas dan lebih rutin mengawasi para pedagang dan memberikan sanksi apabila menemukan pelanggaran.

--page

Karena tentu sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat apabila makanan minuman kedaluwarsa masih dijual bebas.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Mura, Nyarutono Tunjan ketika dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan operasi pasar dan razia ke pedagang secara rutin.

Terakhir dilakukan sebelum lebaran, selain melakukan pengecekan harga, juga melihat apakah masih ada dagangan kedaluwarsa yang masih di jual.

Namun dirinya tetap mengimbau kepada para pedagang untuk lebih teliti melihat tanggal kedaluwarsa barang dagangannya, terkait itu tidak boleh ada kelalaian karena berbahaya apabila dikosumsi masyarakat. (Trs)