BORNEONEWS, Kuala Kurun – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Elvi Esie menyambut baik keberadaan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Parawei Itah 10 di Kecamatan Tewah.
“Keterbukaan antarpengurus BUMDesma Parawei Itah 10 penting untuk menghindari terjadinya konflik,” ujar Elvi Esie, Kamis 27 Mei 2021.
Politisi PDI Perjuangan ini menuturkan, keterbukaan yang dimaksud olehnya adalah dalam hal pengeluaran, pemasukan, serta pembagian keuntungan.
Dengan adanya keterbukaan yang disampaikan dengan baik, maka diharap ke depan BUMDesma Parawei Itah 10 dapat berjalan dengan baik.
“Saya juga berharap berbagai jenis usaha yang digeluti oleh BUMDesma Parawei Itah 10 dapat berjalan dengan baik, dan menjadi sumber pendapatan asli desa,” tuturnya.
--page
BUMDesma Parawei Itah 10 merupakan bentukan 10 pemerintah desa di Kecamatan Tewah, yakni Sei Riang, Tumbang Habaon, Rangan Mihing, Sandung Tambun, Karason Raya, Batu Nyiwuh, Kasintu, Sarerangan, Sumur Mas, dan Batu Nyapau.
Untuk modal usaha BUMDesma Parawei Itah 10 tersebut sebesar Rp2 miliar. Modal itu berasal dari penyertaan modal 10 desa dari dana desa (DD), di mana 1 desa memberi penyertaan modal sebesar Rp200 juta.
Jenis usaha BUMDesma Parawei Itah 10 yang sudah berjalan diantaranya penjualan Alat Tulis Kantor (ATK), foto copy dan penjilidan, BRI Link. Sedangkan untuk usaha Pertashop berupa SPBU mini sedang dipersiapkan dan ditargetkan segera beroperasi. (MAGANG/B-5)









