PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah terus berupaya dalam membantu masyarakat khususnya para petani. Diantaranya dengan menggunakan Kartu Tani dan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pangan Indonesia (SIMPI) agar mempermudah pemenuhan kebutuhan para petani.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah (Kalteng), Sunarti mengatakan, sejauh ini pihaknya terus melakukan sosialisasi Aplikasi SIMPI.

Selain sosialisasi TPHP terus mengupayakan percepatan implementasi Kartu Tani tahun anggaran 2021, dengan harapan bisa membantu setiap kebutuhan petani Kalteng.

“Kartu Tani ini sudah dikeluarkan pemerintah sejak 2019 lalu. Kartu ini juga merupakan program pemerintah yang diharapkan bisa mempermudah petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Tapi, sebelum bisa mendapatkan kartu ini, petani harus terdaftar dalam SIMPI,” ungkap Sunarti.

Kartu Tani sebelumnya pernah disinggung Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL). Perubahan pola distribusi pupuk subsidi dari manual ke Kartu Tani. Hal ini dinilai akan membantu petani karena memiliki banyak manfaat.

--page

Menurut Syahrul Kartu Tani akan membuat distribusi bantuan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.  Termasuk juga dalam distribusi pupuk subsidi. Dengan Kartu Tani, distribusi pupuk subsidi akan lebih aman karena mengacu pada e-RDKK yang dibuat by name by address.

Dengan pola distribusi baru ini diharapkan agar bantuan diberikan pemerintah lebih efektif, lebih tepat kepada pihak yang memang membutuhkan, termasuk bantuan pupuk subsidi. (HERMAWAN DP/B-5)