BORNEONEWS, Sampit - Satpam PLTD Baamang, Sukiman (54) yang ditemukan meninggal dunia di dalam toilet mes karyawan, diduga karena sakit jantung yang dideritanya.
"Dari informasi yang kami dapatkan dari rekan kerjanya, korban mengalami sakit jantung. Sehingga diduga kuat korban meninggal karena sakit jantung," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Baamang AKP Ratno, Kamis, 27 April 2021.
Selain itu, di sekujur tubuh korban juga tidak ada ditemukan bekas pukulan benda tumpul atau tebasan senjata tajam. Sehingga, kemungkinan besar, korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.
"Hasil visum juga tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban," kata Ratno.
Sementara itu, dari pihak keluarga sendiri sudah mengikhlaskan kepergian korban dan tidak bersedia untuk diotopsi. Merekapun menandatangani surat pernyataan tersebut.
--page
Diketahuinya, korban meninggal dunia bermula ketika supervisor PLTD Baamang, mencarinya ke perumahan karyawan. Saat dipanggil-panggil, korban tidak menyahut.
Sehingga, iapun memberanikan diri masuk ke dalam rumah. Namun saat berada di dalam, dirinya kaget melihat korban dalam kondisi tersandar di dinding toilet dan tidak bernyawa.
Melihat hal tersebut, ia memanggil temannya, dan melaporkan hal tersebut kepada aparat kepolisian. Selanjutnya, dilakukan evakuasi dan visum. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









