BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam sepekan terakhir, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) masih terus alami peningkatan.
Berdasarkan update data pada Jumat, 28 Mei 2021, yang dihimpun Satuan Tugas Penangan Covid-19 Kobar, jumlah kasus aktif mencapai 203 orang. Dimana pada Jumat, 21 Mei 2021 sebelumnya, kasus aktif di Kobar sebanyak 142 orang.
Diketahui, bahwa kasus aktif adalah jumlah pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isoloasi mandiri.
Informasi tersebut, disampaikan satuan tugas penanganan Covid-19 yang diakses tim Borneonews bersumber dari website resmi :
http://covid19.kotawaringinbaratkab.go.id/. Serta website resmi satgas Covid-19 Kalteng : https://corona.kalteng.go.id/ .
"Dalam data yang dirilis hari ini, terjadi penambahan kasus baru sebanyak 25 orang. Tambahan kasus Covid-19 baru tersebut terjadi di seluruh Kecamatan di Kobar," isi data rilisnya yang disampaikan Satgas Covid-19 Kobar Nurhidayah.
--page
Disebutkan, Kecamatan Arut Selatan 18 orang, Arut Utara 1 orang, Kotawaringin Lama 1 orang, Kumai 1 orang, Pangkalan Banteng 1 orang dan Pangkalan Lada 3 orang.
Sehingga dengan update data tersebut, jumlah kasus positif Covid-19 di Kobar mencapai 3.421, terhitung sejak terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 3 April 2020.
Dalam data yang dirilis hari ini, disampaikan bahwa tidak ada penambahan pasien sembuh. Sehingga jumlah pasien sembuh tetap seperti kemarin yaitu 3.152 orang.
Bersyukur perhari ini tidak ada penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia, dalam waktu 24 jam terakhir. Sehingga, angka kematian akibat. Covid-19 di Kobar tercatat masih sebanyak 66 orang.
Selaku Ketua Satgas Covid-19, Bupati Kobar Nurhidayah setiap dalam kesempatan, terus mengajak semua pihak agar lebih bersungguh - sungguh, tertib, disiplin dan penuh tanggung jawab menaati ketentuan penerapan protokol kesehatan.
--page
"Jangan lupa untuk disiplin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kobar," pesan Nurhidayah. (DANANG/B-5)









