BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada musim pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim panas seperti saat ini, menjadi rawan terjadinya penyakit menular, termasuk penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah terjadinya penularan penyakit.
“Mencegah penyakit menular, termasuk DBD itu kuncinya ada pada masing-masing individu. Selama terus menjaga kebersihan diri dan lingkungan, akan lebih sulit untuk terjangkit penyakit. Tidak ada cara yang lebih efektif selain menjalankan pola hidup itu,” kata Suyuti.
Suyuti mengungkapkan, berdasarkan sistem kewaspadaan dini, hingga saat ini belum ada tanda-tanda kenaikan kasus DBD di Kalteng.
Namun hal tersebut diharapkan tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk mengendorkan PHBS yang sudah dilakukannya selama ini, termasuk di saat pandemi Covid-19.
--page
Ia mengimbau masyarakat agar secara berkala mengecek kondisi lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Untuk memberantas berbagai sarang penyakit, termasuk sarang-sarang nyamuk yang ada disekitarnya.
Ia mencontohkan hal yang harus sering dilakukan oleh masyarakat dalam kebersihan adalah dengan mencuci tangan. Dengan mencuci tangan dapat mencegah berbagai penyakit, diantaranya diare, bahkan mencegah penyakit pilek mencapai 80 persen.
“Ini sudah sering diterapkan melalui prokes. Untuk itu, diharapkan, prokes tidak dikendorkan, untuk melindungi diri sendiri dari beragam penyakit,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-5)









