BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Bryan Iskandar menilai anggaran dan sarana prasarana perlu diperhatikan dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Kalteng.
“Anggaran dan sarpras yang cukup juga berdampak pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Anggaran yang minim membuat operasional dan sarana penunjang belum memadai atau bisa dikatakan kurang, alhasil pelayanan masyarakat menjadi kurang maksimal,” jelasnya.
Politisi fraksi Nasdem ini mengatakan, pelayanan juga menjadi aspek utama dalam membantu peningkatan PAD. Salah satu contohnya adalah dalam meningkatkan PAD yang bersumber dari pajak kendaraan.
Ia menambahkan, selama ini pelayanan pada UPT maupun PPD Samsat di daerah sangat kurang, karena ketersediaan anggaran yang minim.
Menurutnya, salah satu upaya yang dapat dilakukan pemerintah adalah dengan mendirikan Samsat pembantu di kecamatan yang jauh dari Samsat induk, sehingga mempermudah dan meringankan masyarakat untuk menjalankan atau membayar kewajibannya.
--page
“Pemprov diharapkan agar lebih proaktif, bisa dengan mendirikan samsat pembantu, atau dengan melakukan kembali sistem pelayanan jemput bola, yaitu Samsat keliling,” tuturnya.
“Kalau semua layanan dipermudah, tentu masyarakat dengan senang hati memenuhi kewajibannya,” tambah Bryan. (HERMAWAN DP/B-5)









