PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dosen FISIP Universitas Palangka Raya Ricky Zulfauzan menilai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran dan Edy Pratowo memerlukan kebijakan dengan skala super prioritas.

Menurutnya, kebijakan skala super prioritas itu diperlukan, mengingat masa jabatan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur ini relatif singkat yakni 2021-2024 atau hanya tiga tahun.

Kedua pemimpin Kalteng ini harus bisa membentuk sinergi yang kuat terutama dalam menyelesaikan masalah pandemi dan dampak lain yang ditimbulkannya.

“Diperlukan kebijakan skala super prioritas agar dalam masa jabatan selama tiga tahun itu,  berdampak besar bagi masyarakat Kalteng,” tutur Ricky.

Ia menyarankan kebijakan itu seperti, membangkitkan kembali ekonomi yang lesu akibat pandemi, reformasi birokrasi menggunakan merit sistem.

--page

Selain itu juga perlu pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan terutama terkait stunting, serta sinergitas antara Pemda dan pemerintah pusat. (HERMAWAN DP/B-5)