SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menunggu kejelasan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terkait perbaikan kerusakan jalan lingkar selatan.

Pasalnya, sempat dikabarkan bahwa  Pemprov Kalteng telah menganggarkan Rp 10 miliar untuk perbaikan Jalan Mohammad Hatta atau Lingkar Selatan.

"Hingga saat ini kami belum mendapatkan kejelasan pasti terkait perbaikan jalan tersebut dari Pemprov Kalteng. Kami berharap agar hal tersebut dapat segera terealisasi," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kotim, Machmoer, Selasa, 1 Juni 2021. 

Saat ini, jalan tersebut sudah ditimbun dan bisa dilintasi kendaraan angkutan berat. Namun belum maksimal, karena hanya agregat. Itupun hasil dari patungan dari perusahaan swasta dan pemerintah daerah. 

Namun, saat ini jalan tersebut sebagian sudah ada yang mengalami kerusakan. Karena perbaikan sendiri tidak dilakukan secara permanen, dan jalan tersebut merupakan kewenangan pemprov.

"Sehingga kami masih menunggu perbaikan dari pihak Provinsi Kalteng. Sehingga nantinya tidak ada lagi angkutan besar melintas jalan dalam kota," kata Machmoer. 

Keberadaan Jalan Lingkar Selatan sangat dibutuhkan sebagai akses kendaraan berat dari Jalan Jendral Sudirman menuju Pelabuhan Bagendang, Jalan HM Arsyad atau sebaliknya. 

--page

Jika jalan itu tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan kembali banyak kendaraan berat melintas jalan dalam kota. Selain akan membuat kerusakan jalan dalam kota semakin parah, juga berisiko bagi pengguna jalan lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)