PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng, Guntur Talajan mengatakan, dampak pandemi Covid-19 yang berlangsung kurang lebih selama 1 tahun ini mengakibatkan banyak sektor menjadi terpuruk.

Salah satunya yakni sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di Kalteng. Hal itu disampaikannya pada saat menghadiri Rakerda Kebudayaan dan Pariwisata se-Kalteng di Sampit, Kabupaten Kotim.

Dia menjelaskan, pelaksanaan Rakerda itu diharapkan dapat menghasilkan nilai penting dalam menyusun program yang berkaitan dengan pengembangan kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Kalteng.

"Oleh karena itu, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif harus bisa bangkit, namun dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19," ucapnya.

Diterangkannya, sebelum pandemi covid-19 masuk ke Kalteng. Provinsi ini begitu banyak menorehkan prestasi baik itu di bidang kebudayaan, kesenian, dan pariwisata.

--page


Oleh sebab itu, perlu ada upaya mengevaluasi guna membangkitkan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif tersebut.

"Tentu semua itu memerlukan perhatian dan kerjasama semua pihak, baik koordinasi, sinkronisasi dalam penguatan program kepariwisataan dan ekonomi kreatif di tahun 2021 ini," tandasnya (DONNY D/B-7)