PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menggelar rapat koordinasi rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih berkelanjutan hasil pemuktahiran data pada 2021.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bawaslu, TNI, Kepolisian, kepala Dinas Dukcapil dan kepala Dinas Diperkimtan. Kegiatan dilaksanakan di Aula KPU Kota Palangka Raya, Rabu 2 Juni 2021.

Ketua KPU Kota Ngismatul Choiriyah melalui Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Trasmianto mengatakan kegiatan rapat rekapitulasi itu untuk mengkordinasikan perubahan data secara berkala dengan instansi terkait dan stakeholder atau pemangku kepentingan (parpol).

Diharapkan seluruh pihak berperan aktif mengakomodir hak pilih terhadap kondisi penduduk usia 17 tahun, pensiunan dan anggota baru TNI/Polri serta Disperkimtan terkait penduduk meninggal dunia.

Rapat kordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dengan stakeholder tingkat kota Palangka Raya periode juni dan rekapitulasi data pemilih berkelanjutan periode Mei, dihadiri oleh parpol sekota Palangka Raya secara virtual.

--page

"Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," tandas Tras.

Dia menerangkan, data berkelanjutan untuk Mei 2021 sebanyak 183.271 pemilih, dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 90.903 pemilih. Sedangkan perempuan berjumlah 92.368 pemilih.

Selain itu lanjut Tras, potensi pemilih baru berjumlah 9 orang, dan 355 merupakan pemilih tidak memenuhi syarat." Itu semua tersebar di 5 kecamatan. Dan semua itu akan terus ditingkatkan pembaruannya serta hasilnya kita serahkan ke KPU Kalteng, Partai Politik, Bawaslu hingga pemerintah kota,” tegasnya.

Pemuktahiran data pemilih berkelanjutan bertujuan untuk memperbaharui data pemilih guna mempermudah proses pemuktahiran data dan penyusunan daftar pemilih pada pemilu atau pemilihan berikutnya. "Semoga kedepan Pemilihan Walikota bisa lancar.” pungkasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-7)