BORNEONEWS, Palangka Raya - Menurut data dari BPS Kalteng berdasarkan 2 Kota acuan yakni Palangka Raya dan Sampit pada bulan Mei 2021 Kalteng mengalami Inflasi sebesar 0,43 persen.
"Selama Mei 2021, terjadi inflasi sebesar 0,43 persen atau mengalami kenaikan indeks harga dari 105,84 pada bulan April menjadi 106,30 di Mei 2021," kata Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, Jumat, 4 Juni 2021.
Eko menjelaskan, inflasi ini terjadi karena akibat dipengaruhi oleh peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada berbagai kelompok pengeluaran.
Adapun kelompok-kelompok tersebut yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,94 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,73, serta pakaian dan alas kaki 0,45 persen.
Kemudian, untuk inflasi tahun kalender di Kalteng yaitu sebesar 0,98 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks harga pada kelompok kesehatan 8,20 persen, makanan, minuman, dan tembakau 2,55 persen, serta pakaian dan alas kaki 1,29 persen.
--page
Sementara itu, inflasi tahun ke tahunnya yakni sebesar 1,50 persen yang terjadi diakibatkan oleh peningkatan indeks harga pada kelompok kesehatan 9,67 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya 5,95 persen, serta makanan, minuman, dan tembakau 2,11 persen. (DONNY D/B-5)









