PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Merujuk pada data yang dihimpun oleh BPS Kalteng, frekuensi penerbangan selama bulan April 2021 di Kalteng lebih tinggi dibanding frekuensi penerbangan di bulan yang sama pada 2020. Akan tetapi, masih lebih rendah apabila dibandingkan dengan 2019.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menjelaskan, jika dibandingkan dengan frekuensi penerbangan pada bulan Maret, frekuensi penerbangan di Kalteng selama April 2021 naik sebesar 9,65 persen, dari 1.047 menjadi 1.148 penerbangan.

"Kalau dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, frekuensi penerbangan di bulan April 2021 juga mengalami kenaikan sebesar 125,54 persen, dari 509 menjadi 1.148 penerbangan.

Kenaikan ini, sebut Eko diikuti oleh bertambahnya jumlah penumpang dan volume arus barang. Jumlah penumpang naik sebesar 168,45 persen, sementara volume arus barang naik 93,00 persen.

Layanan lalu lintas penumpang dan barang pun mulai meningkat semenjak bulan Maret 2021. Hal ini ditandai oleh aktivitas penumpang dan arus barang yang mulai tinggi dibandingkan bulan yang sama tahun 2020 lalu.

--page


Jumlah penumpang angkutan udara selama April 2021 mencapai 69.917 orang atau naik sebesar 9,79 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya sebanyak 63.684 orang saja.

Kenaikan jumlah penumpang ini terjadi di dua bandara utama, yakni Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya dan Bandara
Iskandar Kotawaringin Barat yaitu masing-masing sebesar 12,35 persen dan 11,09 persen.

Sedangkan pada Bandara H Asan, Kotawaringin Timur penumpang mengalami penurunan yaitu sebesar 7,86 persen dari 6.959 orang menjadi 6.412 orang.

Konsentrasi penumpang masih didominasi oleh Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya yaitu sebesar 61,80 persen, diikuti oleh
Bandara Iskandar, Kotawaringin Barat 28,23 persen, dan Bandara H. Asan, Kotawaringin Timur 9,17 persen.

Sementara itu, untuk volume arus barang yang mencapai 965 ton terdistribusi melalui Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya sebesar 80,41 persen, Bandara Iskandar, Kotawaringin Barat 12,64 persen, dan Bandara H Asan, Kotawaringin Timur 6,63 persen. (DONNY D/B-7)