PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Koordinator Pokja Publikasi Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Isniyati Sulistiani menyampaikan, pengaplikasian program sekolah penggerak memerlukan support bersama.

 Terutama pemerintah daerah (pemda) yang andil dalam peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah penggerak termasuk sarana prasarana.

“Kalau untuk fasilitas sekolah penggerak kita kemendikbud bekerjasama dengan pemerintah daerah. Nah di sini pemda melakukan support program sekolah penggerak. Sarana prasarana akan menjadi kewenangan pemda bagaimana memenuhinya,” tutur Isniyati usai pembukaan coaching clinic, Sabtu, 5 Juni 2021.

Ia optimis melalui support pemda secara bertahap sarana prasarana bisa sesuai standar, begitu juga dengan kualitas guru dan pendidikan secara keseluruhan.

Isniyati menerangkan untuk sekolah penggerak juga dilakukan penilaian kualitas. Setiap tahun target kualitas tersebut harus ditingkatkan.

--page

“Sekolah penggerak di lihat ada berapa tahap dari satu dua tiga. Bila mereka (sekolah) pada tahap 1 artinya disana masih ada beberapa hal yang kurang maka melalui program sekolah penggerak itu didesain bagaimana dia itu bagaimana kualitasnya bisa naik ke tahap 2,” tuturnya.

Begitu juga, lanjut dia, jika seandainya sekolah berada di tahap 2 bagaimana naik ke tahap berikutnya dalam satu tahun. Sehingga diharapkan seluruh sekolah di indonesia ini sesuai dengan standar sekolah yang diharapkan. (HERMAWAN DP/B-7)