BORNEONEWS, Sampit - Dalam sepekan terakhir, sudah dua kali musibah kebakaran rumah terjadi di Kalurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Hal tersebut menjadi perhatian Lurah Tanah Mas Deden ER Jaya, dirinya meminta kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap instalasi listrik dan juga hal lainnya yang bisa memicu kebakaran.
"Saya harap masyarakat meningkatkan kewaspadaan, instalasi listrik harus diperhatikan. Begitu juga kompor maupun lampu tembok harus dimatikan sebelum tidur atau meninggalkan rumah," ujar Deden, Sabtu, 05 Juni 2020.
Kebakaran sendiri terjadi pada Sabtu, 05 Juni 2021, sekitar pukul 03.43 WIB dini hari. 2 buah rumah dan 1 buah ruko hangus dimakan api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya saja barang berharga milik korban ikut terbakar.
Sekitar sepekan lalu, sebuah rumah juga terbakar di daerah tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun korba kehilangan tempat tinggalnya.
--page
"Ini harus menjadi pembelajaran masyarakat lainnya, apalagi saat ini cuaca panas juga menjadi salah satu yang harus diwaspadai," kata Deden.
Sementara, pihak kelurahan sendiri tengah meningkatkan kewaspadaan. Pihaknya juga menyiapkan peralatan pemadaman. Yang kapan saja bisa digunakan secara swadaya, untuk pemadaman. Karena mereka sadar, Tanah Mas sendiri berada di pinggiran kota. Sehingga, jika terjadi musibah kebakaran, maka membutuhkan waktu bagi damkar untuk datang ke lokasi. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









