PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengakui saat ini Kalteng masih minim tenaga pelatih ahli dibidang pendidikan.

“Di Kalteng pelatih ahli masih minim. Tapi Saya yakin sebenarnya ada banyak tenaga yang kompeten sebagai pelatih ahli untuk program sekolah penggerak,” tutur Plt Kepala LPMP Kalteng Tomy Haridjaya, saat memberikan paparan saat coaching clinic sekolah penggerak, Sabtu 5 Juni 2021.

Ia menilai langkah Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk melakukan pendaftaran dan seleksi tenaga pelatih ahli merupakan langkah tepat.

Tomy juga mengajak calon pelatih ahli untuk siap berkolaborasi dan bekerjasama dengan sekolah, komunitas dan juga pemerintah daerah dalam mendamping sekolah penggerak.

“Bapak ibu akan mendampingi kepala sekolah dan guru guru. Sering berkolaborasi juga dengan komunitas dan pemerintah daerah,” tuturnya.

--page

“Bapak ibu memiliki peranan penting, harus bangga. Sekolah penggerak akan berimbas pada kemajuan sekolah dan juga sekitarnya,” tambahnya. (HERMAWAN DP/B-7)