PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran ada warganya yang terpapar covid-19, dua desa di wilayah pesisir Kecamatan Kumai yaitu Desa Sabuai dan Desa Sabuai Timur melakukan penutupan sementara atau lock down.

Kepala Desa Sabuai Timur Isnaini Effendi, Sabtu, 5 Juni 2021 mengatakan, ada 17 warganya yang diketahui positif covid-19 berdasarkan pemeriksaan RT PCR.

“Saat ini memang sekitar 75% membaik dan tidak ada keluhan lagi. Namun kami tetap mengarahkan oada yang terkonfirmasi positif covid-19 tersebut untuk melakukan isolasi mandiri," jelas Isnaini Effendi.

Terpisah, Kepala Desa Sabuai Tohhari mengatakan bahwa di desanya diketahui seorang warga yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil tes rapid antigen.

“Kasus ini mulai diketahui terdapat di desa kami, tanggal 4 Juni tahun 2021. Karena itulah per 5 Juni 2021 desa kami juga melakukan lockdown sama seperti Desa Sebuai Timur," jelas Tohhari.

--page

Menurut Tohhari, dalam mencegah terjadinya penyebaran covid-19, pihaknya melakukan penutupan akses keluar masuk menuju  desanya.

“Pos penutupan sudah dibangun di pintu masuk akses jalan menuju desa dari arah  Tanjung Putri," jelas Tohhari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Martogi Siallagan mengatakan hari ini pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan pada rumah penduduk dan tempat ibadah.

"Dalam kegiatan ini kami  menurunkan 10 personel dan 2 unit mobil tangki. Selain itu kami berharap berharap agar masyarakat yang bermaksud mengunjungi desa tersebut untuk berwisata atau tujuan lainnya untuk sementara menunda kunjungan," jelas Martogi Siallagan. (WAHYU KRIDA/B-7)