BORNEONEWS, Muara Teweh – Koramil 1013-02 Montallat terus melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di wilayah desa binaan. Untuk itu Babinsa Koramil 1013-02 Montallat bersinergi dengan tim BPBD melaksanakan koordinasi mengenai wilayah rawan terjadi kebakaran, di Desa Paring Laung, Minggu 6 Juni 2021.
Plh Danramil 1013-02 Montallat Peltu Gunawan menerangkan koordinasi yang dilakukan ini untuk memastikan lokasi yang sering munculnya titik hotspot di wilayah daerah Desa Paring Laung.
“Kami akan terus melakukan pengecekan dan patroli di daerah desa Paring Laung yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan,” terangnya.
Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau titik hotspot. “Apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan secara bersama-sama memadamkan api sampai benar-benar padam,” ujarnya.
Sedangkan Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Kav Rinaldi Irawan M Han tak henti-hentinya terus menekankan kepada seluruh jajarannya khususnya para babinsa untuk terus memonitor wilayah binaannya dan melaporkan setiap ada kejadian kebakaran di wilayahnya secepat mungkin guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
--page
Dandim juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan perkebunan selama musim kemarau. “Karena sangat mudah menimbulkan kebakaran dan bisa merugikan bagi masyarakat pemilik kebun,” tegasnya.
Babinsa sebagai ujung tombak TNI-AD sangat harus selalu tanggap dan sigap setiap ada perkembangan atau kejadian yang berada di wilayah teritorialnya,dan selalu mengedepankan temu cepat serta lapor cepat.
"Kepedulian anggota Babinsa dengan bersinergi bersama tim BPBD dengan mengecek langsung titik Hotspot menunjukkan bahwa TNI lahir dari Rakyat bersama rakyat dan untuk rakyat serta untuk mewujudkan keutuhan NKRI yang aman dan tentram karena TNI kuat bersama rakyat," pungkasnya. (RAMADHANI/B-6)









