BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengajak masyarakat melestarikan ikan betok atau dengan nama latinnya anabas testudineus.
"Betok salah satu ikan lokal khas Kalteng yang hidup di perairan tawar. Dan banyak ditemukan di rawa-rawa, sawah, sungai kecil dan parit," kata Kadislutkan Kalteng, H Darliansjah, Senin 7 Juni 2021.
Dia menuturkan, ikan betok ini banyak dikonsumsi masyarakat karena bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Selain itu, daging ikan betok ini yang gurih dan harganya yang sangat ekonomis.
"Untuk itu, sangat penting untuk kita bersama-basa untuk menjaga dan melestarikan ikan lokal ini," tuturnya.
Selain itu, dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menangkap ikan dengan menyetrum dan menggunakan bahan beracun lainnya.
--page
"Karena dengan cara-cara tersebut akan merusak ekosistem perairan ikan," tutupnya. (NOPRI/B-11)









