PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mengatakan, dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas yang direncanakan dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2021-2022membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, terutama para orang tua.

“Dintensitas pertemuan yang lebih banyak, diharapkan para orang tua lebih mengenal anak mereka ketimbang guru, sehingga peran orang tua mutlak diperlukan,” tuturnya.

Ia menilai peran orang tua penting, terutama dalam membantu meringankan kinerja guru dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan pelaksanaan PTM dapat terlaksana dengan baik.

Menurutnya melalui kedekatan ini orang tua dapat mengetahui sampai di level mana anaknya dapat tertular ataupun terhindar dari paparan Covid-19.

Informasi ini selanjutnya dapat dibagikan dengan pihak satuan pendidikan yang mana akan sangat membantu pihak sekolah untuk mengantisipasi penularan.

--page

“Jangan setelah PTM dilaksanakan, orang tua menjadi merasa tugasnya sudah selesai, karena selama ini beban orang tua sama beratnya dengan guru. Kita tidak bisa mendeteksi atau memperkirakan pergaulan dari anak. Sehingga peran orang tua sangat kita butuhkan dalam pelaksanaan PTM ini,” katanya. (HERMAWAN DP/B-6)