BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan membentuk Tim Tanggap Siber.
Plt Kepala Diskominfosantik Kalteng Agus Siswandi mengatakan, pembentukan Tim Tanggap Siber merupakan salah satu upaya yang dilakukan guna mengamankan data-data virtual yang tersimpan dalam server penyimpanan Diskominfosantik Kalteng.
"Tim Tanggap Siber akan segera kami bentuk. Kemungkinan sekitar awal Juli 2020 nanti sudah mulai terbentuk dan dapat beroperasi," katanya, Selasa 8 Juni 2021.
Agus menjelaskan, Diskominfosantik Kalteng telah mendapatkan bantuan perlengkapan dan peralatan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk dipergunakan dalam mengamankan data virtual yang tersimpan di basis data terpadu Pemprov Kalteng.
Hingga saat ini pihak Diskominfosantik Kalteng masih melakukan persiapan sarana, prasarana, dan personil Tim Tanggap Siber yang nantinya akan bertugas.
--page
"Jadi nanti kita tidak lagi memplototi layar. Namun ketika sistem mendeteksi serangan, akan ada notifikasi berupa Short Message Service (SMS) yang dikirimkan kepada telepon seluler operator," jelasnya. (NOPRI/B-5)









