PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng), Syaifudi mengatakan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) nantinya akan dilaksanakan serentak sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.

“Untuk PTM terbatas, sesuai dengan SKB 4 Menteri ditambah dukungan dari pimpinan daerah setempat, nantinya akan dilaksanakan serentak mulai dari SD, SMP, Sampai SMA/SMK, bahkan sampai perguruan tinggi sebenarnya,” tutur Syaifudi.

Syaifudi menjelaskan untuk sekolah tingkat dasar pelaksanaan PTM terbatas diutamakan pada kelas besar.

Selanjutnya jika seluruh tenaga pendidik di Kalteng telah melaksanakan vaksinasi Covid-19, tidak menutup kemungkinan PAUD ataupun Taman Kanak-kanak juga didorong untuk melaksanakan PTM.

“Kami optimis dengan pelaksanaan PTM mulai dari tingkat dasar sampai menengah atas dapat berjalan dengan baik, namun yang terpenting sekarang adalah kesehatan dan keselamatan tetap menjadi nomor satu. Mungkin nanti pihak sekolah yang akan melihat situasi kedepannya seperti apa,” jelasnya.

--page

Terpisah, Kepala Disdik Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah mengatakan, pihaknya terus mendorong pelaksanaan vaksinasi terhadap para guru. Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk mengantisipasi setiap kendala yang terjadi di lapangan.

"Belum ada konsekuensi bagi para guru yang tidak mau menerima vaksin. Tapi, bagi guru dari TK sampai SMP yang belum divaksin, tidak diperkenankan mengikuti PTM bersama anak murid. Kami terus berkoordinasi dengan Satgas untuk mengatasi kendala tersebut,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-6)