KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Masih dalam memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun 2021, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas memberikan penyuluhan kesehatan lewat Radio siaran pemda, Rabu, 9 Juni 2021.

Tim PKRS bersama dr Erny Indrawati menjelaskan hari tanpa tembakau atau rokok sedunia diperingati setiap tanggal 31 Mei setiap tahunnya yang dimulai sejak 1987.

"Dengan tujuan utama untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan generasi mendatang. Adapun tema Peringatan Hari Tanpa Tembakau tahun 2021 adalah 'Berhenti merokok dengan komitmen," kata dr Erny.

Dia menuturkan dalam penyuluhan penyakit yang bisa diderita akibat merokok sebenarnya sudah secara jelas tertera di setiap bungkus rokok, bahwa rokok sangat membahayakan kesehata.

"Adapun penyakitnya antara lain, penyakit jantung dimana rokok menimbulkan aterosklerosis (pengerasan) pembuluh darah jantung, hal ini menyebabkan penyakit jantung koroner," ucapnya.

--page

Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatan terkena serangan jantung atau stroke. Penyakit Paru-paru disebabkan karena rokok meningkatkan terjadinya penyakit paru obstruksi kronis (PPOK) dan penyakit lainnya.

"Itulah bahaya rokok atau merokok, disamping merusak diri sendiri juga dapat merugikan orang lain yang sering disebut perokok pasif. Kondisi perokok pasif bisa lebih parah daripada perokok aktif. Disarankan sebaiknya menjauh bila ada teman yang sedang merokok, apabila Anda adalah seorang perokok aktif, maka saat anda merokok menjauhlah dari anak-anak anda," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)