PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Berdasarkan analisa ekonomi budidaya udang vaname di klaster percontohan Shrimp Estate Sukamara menunjukan keuntungan sebesar Rp 662 juta lebih dalam satu kali siklus per triwulan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalimantan Tengah (Kalteng), Darliansjah menilai udang vaname memang sangat menjanjikan dan memiliki prospek bagus.

“Permintaan pasar juga cukup tinggi untuk udang vaname ini, selain lokal juga bisa diekspor ke luar negeri,” tutur Darliansjah.

Data analisa menunjukan dari total lahan 5,2 hektar mampu memproduksi sebanyak 30,87 ton. Harga jual Rp68 ribu per kilogram menghasilkan penjualan kotor sebesar Rp2 miliar lebih.

Namun jika di total dengan biaya produksi, mulai dari pembelian bibit sampai ke biaya tenaga kerja listrik serta BBM Rp1,2 miliar lebih, keuntungan bersih yang didapatkan sebesar Rp662 Juta.

--page

Selain di kawasan percontohan nantinya budidaya vaname akan dikembangkan di lima kabupaten lainnya dari Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Kapuas. (HERMAWAN DP/B-11)