BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah ramai warganet membahas keresahan atas ulah oknum juru parkir ilegal yang bertindak seperti preman dan tidak memberikan karcis parkir salah satu lokasi di wilayah Pangkalan Bun, maka petugas Dinas Perhubungan (Dishub( Kotawaringin Barat (Kobar) langsung turun ke lokasi dan menindak jukir nakal tersebut.
Keluhan itu disampaikan oleh @Andre melalui layanan INFLIK Pangkalan Bun, grup jejaring media sosial Facebook, pada Rabu, Juni 2021.
“Maaf mau nanya, itu yang di JNE tukang parkir atau tulang palak ya? soalnya saya ga ada parkir tapi dimintai duit. Gak saya kasih, maksa, terus saya mau pergi malah dimaki. Kalo ada pihak berwenang di sini. Mohon di tindak sebelum ketemu orang yang mudah emosi," tulis @Andre.
Tak berlangsung lama, postingan itu pun mendapat respon dari sejumlah warganet lainnya. Beragam komentar warganet yang pernah dimintai uang parkir oleh jukir tersebut, meski hanya ditinggal 5 menit atau bahkan motor tidak tinggal dan pengendara masih berada di motor juga dimintai uang parkir. Banyaknya keluhan waragnet, maka petugas Dinas Perhubungan Kotawaringin Barat turun langsung ke lokasi.
"Oknum yang tidak menggunakan atribut dan sering bersikap tidak sopan kepada konsumen JNE saat melakukan parkir sudah ditangani petugas Dishub Kobar," tulis akun resmi Dinas Perhubungan Kotawaringin Barat.
--page
Pihaknya menyatakan bahwa oknum juru parkir itu sejatinya sudah dipecat oleh kolektor parkir resmi akibat kerap meresahkan warga.
Saat ini jukir tersebut sudah ditindak dengan membuat perjanjian agar tidak memungut parkir lagi. Apabila oknum tersebut mengulangi kelakuannya, maka akan ditangani pihak berwajib.
Menyikapi hal itu, salah seorang warganet lainnya memberikan apresiasi atas respon cepat dari intansi terkait.
"Kami mewakili warganet di Group ini mengucapkan banyak terimakasih respon dan tindakannya. Semoga semua Bu Kadis & jajarannya sehat &lancar sukses dalam tugas," ujar akun pemilik nama Salim. (DANANG/B-6)









