BORNEONEWS, Sampit - Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berakhir membuat usaha masyarakat hingga pelaksanaan program pemerintah terhambat.
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah yakin di tengah pandemi ini apa yang menjadi penghambat akan mampu diatasi oleh pemerintah kabupaten.
"Apalagi kalau kita melihat latar belakang pengalaman Bupati Kotim Bapak Halikinnoor pernah menduduki Asisten 2 Bagian Ekonomi juga pengalaman beliau sebagai Sekda adalah modal kuat untuk solusi mempercepat akselerasi pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur," katanya, Kamis, 10 Juni 2021.
2022 kata dia adalah tahun awal penyusunan program pembangunan yang murni dari Bupati yang baru, Halikinnoor dan Irawati.
Harapannya adalah titik tolak untuk mewujudkan visi mewujudkan Kabupaten Kotawaringin Timur yang mandiri, maju dan sejahtera bisa terealisasi.
--page
"Saya yakin ini mampu diatasi salah satunya dengan mengajak partisipasi pihak ketiga yang berinvestasi di Kotim," tukasnya.
Menurut Riskon tanggung jawab pembangunan bukan hanya ada di pemerintah kabupaten tetapi juga PBS yang berinvestasi di wilayah ini juga.
Sehingga semuanya harus bersinergi, agar apa yang jadi harapan untuk kemajuy Kabupaten Kotawaringin Timur bisa tercapai. (NACO/B-6)









