BORNEONEWS, Sampit - Sebuah mobil strada KH 8405 FR terbalik, setelah menabrak median atau pembatas jalan di Jalan Tjilik Riwut Km 3,5, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis petang, 10 Juni 2021.
Sopir mobil tersebut, Hendri, mengaku menabrak median jalan tersebut karena pandangannya terganggu dengan kondisi cuaca pada saat itu hujan deras.
"Keterangan korban dia terganggu pandangannya karena saat itu cuaca sedang hujan deras. Sehingga menabrak median jalan tersebut sebanyak 2 kali hingga terbalik," ujar Sidik, salah seorang relawan Palang Merah Indonesia (PMI), yang datang ke lokasi.
Korba tidak dalam keadaan baik dan tidak ada luka-luka, hanya saja mengalami syok, akibat kecelakaan tunggal yang dialaminya di Jalan Tjilik Riwut tersebut.
Kejadian tersebut bermula ketika korban melaju dari arah Kota Sampit ke Palangka Raya. Dengan maksud hendak menjemput temannya di Bandara H Asan Sampit.
--page
Saat itu kondisi cuaca sedang hujan deras. Sehingga, pandangannya terganggu dan tidak bisa melihat kondisi jalan dengan sempurna. Dampak dari hal tersebut, iapun menabrak median jalan 2 kali, hingga mobil terbalik di jalan tersebut.
Beruntung saat itu tidak ada pengendara yang melintas. Sehingga, tidak ada korban lainnya dalam musibah kecelakaan tunggal tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









