PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan penyediaan pasar tani merupakan upaya pemerintah dalam memudahkan pemasaran produk pertanian lokal.

"Kita tahu bahwa pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi semua sektor termasuk pertanian. Melalui kebijakan ini kita berusaha mengurai persoalan pemasaran yang kerap menjadi kendala," katanya saat meninjau pasar tani, Jumat 11 Juni 2021.

Kendala pemasaran produk pertanian lokal disbebabkan sejumlah aturan protokol kesehatan baik dari luar maupun dari dalam daerah.

Selain itu, persaingan pasar yang juga cukup ketat menjadi ide dasar pemerintah membentuk kebijakan berbasis pemberdayaan petani lokal.

"Pasar tani merupakan ajang pemasaran produk pertanian langsung dari petani atau gabungan kelompok tani," jelasnya.

--page

Pasar itu sendiri akan berlangsung selama lima bulan ke depan. Pasar akam dibuka di halaman kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setiap hari jumat.

"Pasarnya dibuka setiap hari jumat mulai jam 7 sampai jam 10. Kalau ini bisa berkembang dengan baik maka akam dilanjutkan," tutupnya. (HENDRI/B-6)