BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seekor beruang madu berjenis kelamin betina dievakuasi petugas BKSDA Kalteng Seksi Konservasi Wilayah II Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Beruang itu diketahui sempat berkeliaran di kawasan hutan sekitar Markas TNI AU Lanud Iskandar, Pangkalan Bun.
Kepala BKSDA SKW II Pangkalan Bun, Dendi Sutiadi, Minggu, 13 Juni 2021 mengatakan keberadaan beruang madu tersebut diketahui anggota Lanud Iskandar pada Jumat, 11 Juni 2021.
"Kemudian, pihak TNI AU segera menghubungi kami agar satwa tersebut bisa dievakuasi. Proses evakuasi berjalan sekitar 1 jam, beruang madu tersebut bisa dibawa dengan aman ke kantor BKSDA SKW II setelah diberikan tembakan bius," kata Dendi Sutiadi.
Dia mengatakan setelah diamati beruang tersebut sifatnya agak jinak atau tidak terlalu liar.
"Diduga sebelumnya beruang tersebut pernah dirawat manusia," jelas Dendi Sutiadi.
Dia menambahkan, beruang madu dengan berat sekitar 15 kilogram ini diduga muncul dari kawasan hutan dan diketahui berkeliaran di sekitar jogging track.
--page
"Informasinya menurut anggota TNI AU sekitar tahun 2019 juga pernah terlihat kemunculan beruang dengan ukuran cukup besar. Namun satwa tersebut kemudian kabur masuk kedalam hutan," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/B-11)









