BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama 2020 ada 307 rumah yang masuk pada kawasan kumuh di Kota Palangka Raya berhasil direnovasi dalam program bedah rumah.
Kepala Disperkimtan Kota Palangka Raya, Imbang Triadmaji mengatakan perbaikan rumah tahun lalu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) APBN dan APBD.
“Bedah rumah tahun 2020 sebesar Rp 5,3 milyar. Riciannya DAK 119 rumah, BSPS 150 rumah, APBD 38 rumah,” katanya saat penyerahan simbolis upah tukang program BSPS, Selasa 15 Juni 2021.
Dia menjelaskan bantuan bedah rumah masing-masing sebesar Rp 17,5 juta. Dengan rincian Rp 15 juta untuk membeli bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk biaya tukang.
Selain berada di kawasan kumuh, bedah rumah tahun anggaran 2021 menyasar masyarakat berpenghasilan rendah dan tinggal di rumah milik sendiri serta memiliki minimal surat keterangan tanah.
--page
"Tahun ini 30 program rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. APBD disiapkan sebesar Rp 600 juta," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









