BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Nadalsyah menyampaikan selama pandemi covid-19 melanda, sejumlah indikator pembangunan melambat bahkan turun.
Nadalsyah menggambarkan, untuk pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 sebesar 5,42 persen dan kini menurun drastis yakni hanya sebesar 02,24 persen. Sementara PDRB per kapita ADHK di tahun 2019 sebesar Rp 7,9 juta rupiah, menurun di tahun 2020 menjadi Rp 6,9 juta.
Selanjutnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2018 sebesar 69,72 meningkat di tahun 2019 menjadi 70,52 persen dan tumbuh melambat pada tahun 2020 menjadi 70,59 persen.
Kemudian, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2018 sebesar 4,34 persen pada tahun 2019 menurun sebesar 3,92 persen kemudian pada tahun 2020 kembali meningkat sebesar 5,29 persen.
“Angka kemiskinan pun pada tahun 2018 sebesar 5 persen meningkat di tahun 2020 menjadi 5,17 persen,” ucapnya, Selasa, 15 Juni 2021.
--page
Kendati terdampak pandemi, dia menyampaikan saat ini semua sudah mulai bisa menyesuaikan diri dan melanjutkan pembangunan daerah. (RAMADHANI/B-11)









