BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Umum Perwakilan Wilayah (PW) Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Provinsi Kalteng, Henny Fauziah Salman berharap pemerintah dapat membuat regulasi jelas.
Ia menilai regulasi ini memiliki peran penting jika ingin Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kalteng dapat berkembang dan berorientasi ekspor.
“Jika UMKM ingin berorientasi ekspor, pemerintah daerah harus membuat regulasi yang jelas, untuk produksi dan hasilnya untuk Kalteng,” tuturnya.
Henny melihat untuk saat ini Kalteng masih tergantung dengan pemerintah tetangga untuk melakukan ekspor komoditas, sehingga perlu perampingan regulasi.
"Jujur Kita masih bergantung dengan pemerintah tetangga untuk ekspor. Jadi harus ada regulasi yang mengatur. Supaya produk asli Kalteng bisa diekspor langsung, ke negara yang dituju," tuturnya.
--page
Selain regulasi ia berharap pemerintah juga bisa menguatkan infrastruktur yang mendukung pengembangan produk terutama terkait kelistrikan.
"Dalam mengembangkan produk UMKM yang berorientasi ekspor, kita perlu infrastruktur yang memadai, contohnya saja listrik. Sangat penting sekali ada listrik di area produksi olahan UMKM," pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-6)









