BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jumlah kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga kini masih terus alami peningkatan. Berdasarkan update data yang dihimpun Satuan Tugas Penangan Covid-19 Kobar, ada penambahan pasien Covid-19 sebanyak 31 orang, Rabu, 16 Juni 2021.
Informasi tersebut, disampaikan satuan tugas penanganan Covid-19 yang diakses tim Borneonews bersumber dari website resmi :
http://covid19.kotawaringinbaratkab.go.id/. Serta website resmi satgas Covid-19 Kalteng : https://corona.kalteng.go.id/ .
"Sehingga saat ini kasus aktif di Kobar mencapai 335 orang, kasus aktif adalah pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit dan pasien yang jalani isolasi mandiri," isi data rilisnya yang disampaikan Satgas Covid-19 Kobar Nurhidayah.
Tambahan 31 pasien baru Covid-19, berasal dari lima kecamatan di Kobar. Diantaranya Arut Selatan 18 orang, Kumai 6 orang, Pangkalan Banteng 4 orang, Pangkalan Lada 2 orang dan Arut Utara 1 orang. Sementara di wilayah Kotawaringin Lama nihil.
Sehinga, dengan update data tersebut, jumlah kasus positif Covid-19 di Kobar mencapai 3.907, terhitung sejak terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 3 April 2020.
--page
Dalam data yang dirilis hari ini, juga disampaikan bahwa ada penambahan pasien sembuh sebanyak 20 orang. Sehingga jumlah pasien sembuh tercatat sebanyak 3.497 orang.
Bersyukur hari ini tidak ada penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia, dalam waktu 24 jam terakhir. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Kobar tercatat sebanyak 75 orang.
Selaku Ketua Satgas Covid-19, Bupati Kobar Nurhidayah setiap dalam kesempatan, terus mengajak semua pihak agar lebih bersungguh - sungguh, tertib, disiplin dan penuh tanggung jawab menaati ketentuan penerapan protokol kesehatan. Serta jangan takut untuk divaksin.
"Jangan lupa untuk disiplin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kobar. Serta mari sukseskan vaksinasi Covid-19, untuk membentuk Herd Imunity," pesan Nurhidayah. (DANANG/B-5)









