BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Budaya dan Pariwisata ( Disbudpar) Kabupaten Pulang Pisau berupaya mendorong pengembangan potensi pariwisata.
Menurut Kepala Disbudpar Kabupaten Pulang Pisau Bakhzar Efendi pengembangan pariwisata memerlukan adanya dukungan berbagai pihak.
Dengan demikian diharapkan program tersebut dapat berkelanjutan dan memberikan asas manfaat bagi pelaku usaha pariwisata dan masyarakat.
“Yang tidak kalah pentingnya, dalam menjalankan tugas dan fungsi selalu mengedepankan ketentuan regulasi dan tidak keluar dari koridor,” kata Bakhzar.
Dia mengharapkan, kegiatan pengembangan budaya dan pariwisata pada intinya akan memberikan nilai manfaat yang berujung pada kesejahteraan di masyarakat.
--page
“Muara dari pengembangan pariwisata adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Dia menjelaskan dalam pengembangan budaya dan pariwisata harus ada dukungan, bantuan, arahan serta saran dan pendapat dari semua pihak.
“Tidak terkecuali reka-rekan media yang mengerti dan paham terhadap karateristik budaya di masyarakat. terlebih dengan budaya kearifan lokal yang ada di Kabupaten Pulang Pisau,” tegas dia.
Menurut dia, ada kewajiban moral yang harus dilakukan dan berkoordinasi dengan DPRD setempat sebagai mitra kerja dalam memberikan pelayanan pembangunan dan pemberdayaan kepada masyarakat.
“Hal tersebut tidak dapat diabaikan, bahkan terus menjalin koordinasi dengan institusi lain. Kami menaruh harapan besar, untuk memastikan tujuan akan dapat tercapai terutama dari aspek penganggaran, aspek pengawasan serta aspek moral lainnya,” kata dia.
--page
Dengan adanya sinergitas dan dukungan dari DPRD setempat diharapkan terkait dengan penganggaran dan fasilitas sumber daya manusia ( SDM) dapat di tingkatkan.
Selain itu dapat mengakomodir semua kepentingan masyarakat dalam menunjang pengembangan budaya dan pariwisata dapat di wujudkan.
Terkait dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Bakhzar menjelaskan, kelembagaan masyarakat sebagai pelaku kepariwisataan yang memiliki kepedulian dan penggerak dalam mendukung tercapainya bagi tumbuh dan kembangnya kepariwisataan di wilayahnya masing-masing.
“Sebagai pelaku atau subyek dalam pengembangan kepariwisataan, pokdarwis harus terlibat langsung secara aktif dalam proses pengembangan pariwisata bersama-sama dengan pemangku kepentingan. Baik dengan pemerintah kabupaten setempat maupun pihak swasta,” harap Bakhzar. (ang)









