BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mengatakan untuk membangun pariwisata di Provinsi Kalimantan tengah memerlukan strategi khusus.
Pasalnya, potensi pariwisata di Kalteng ini tidak bisa disamakan dengan daerah lain, seperti salah satunya Bali.
"Karena Kalteng memiliki potensi lain dan potensi inilah yang harusnya ke depan digarap dan ditawarkan oleh pemerintah serta pemangku kepentingan termasuk pengusaha pariwisata," ujarnya, Kamis, 17 Juni 2021.
Menurutnya salah satu strategi yang bisa dilakukan yakni bisa bekerja sama dengan agen pariwisata di Bali.
Jika ada wisatawan yang hendak berkunjung ke Indonesia bisa berwisata ke Bali dalam beberapa hari, kemudian ke Kalteng.
--page
Ia mencontohkan misal dalam paket pariwisata yang ditawarkan 16 hari wisatawan bisa berwisata di Bali selama 13 hari dan 3 harinya di Kalteng.
Jika hanya mengandalkan pembangunan pariwisata berdasarkan promosi maka hal itu dirasa kurang efektif, karena dengan anggaran yang besar apakah itu dapat kembali dengan meningkatnya kunjungan wisata ke Kalteng.
"Inilah yang perlu menjadi bahan evaluasi kita bersama. Sebab dengan banyaknya wisatawan yang datang me Kalteng maka akan meberikan efek positif bagi daerah dan masyarakat," tukasnya. (DONNY D/B-6)









