BORNEONEWS, Sampit - Hari raya Iduladha masih sekitar sebulan lagi, namun para pedagang hewan kurban sudah mulai menggelar lapaknya di Sampit, Kotawaringin Timur. Kebanyakan pedagang mendatangkan sapi dari Pulau Sulawesi.
"Baru sepekan ini kami menggelar lapak," ungkap Masrani, Jumat, 18 Juni 2021. Sapi ras Bali dari Sulawesi ini menjadi salah satu hewan kurban primadona bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban.
Selain harganya murah, sebagian menilai dagingnya lebih nikmat dibanding sapi lainnya. Selain sapi ras Bali, pedagang juga menyediakan sapi berjenis Limosin. Biasanya peminatnya juga tinggi di Sampit.
Selama sepekan menggelar lapak, pedagang mengaku masyarakat yang datang masih bertanya-tanya. Kebanyakan dari mereka masih survei harga. Mendekati hari H baru membeli dan mengangkut hewan kurbannya.
"Alhamdulilah sudah banyak yang tanta-tanya," ungkap warga Desa Bapeang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang itu.
--page
Selain mendatangkan dari Pulau Sulawesi, banyak juga pedagang hewan kurban mendatangkan sapi dari Pulau Madura.
Ada juga yang memang membudidayakan sapi di daerah. Namun, menjelang Iduladha biasanya sebagian besar pasokan sapi berasal dari luar daerah. (MAGANG 2/B-6)









