BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah pedagang hewan kurban di Sampit, Kotawaringin Timur memastikan akan menerapkan protokol kesehatan saat transaksi. Ini demi menghindari penularan Covid-19 di tengah pandemi ini.
"Kami akan patuh terhadap anjuran pemerintah, termasuk dalam menyediakan fasilitas protokol kesehatan, seperti cuci tangan menggunakan sabun," ungkap Masrani, salah seorang pedagang hewan kurban di Jalan HM Arsyad, Sampit, Jumat, 18 Juni 2021.
Tak hanya di tempat transaksi, dalam perjalanan pengiriman hewan kurban pun sudah menjalankan prosedur pencegahan Covid-19, termasuk di antaranya dengan melakukan tes cepat bagi petugas pengangkut.
"Petugas kami dari luar daerah yang masuk kan dites cepat antigen," ujarnya. Demikian halnya dengan kesehatan hewan kurban, dipastikannya telah melalui prosedur pengiriman hewan ternak.
Hewan kurban yang dijual Masrani, didatangkan dari Pulau Sulawesi. Selanjutnya, diturunkan di Batu Licin, Kalimantan Selatan, baru diangkut melalui jalur darat ke Kota Sampit. (MAGANG 2/B-6)









