SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seekor ular berjenis king kobra (Ophiophagus hannah) menyatroni perkantoran Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kotawaringin Timur. Ular berbisa tersebut terpaksa dimusnahkan penjaga kantor karena dikhawatirkan menggigit manusia.

Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur, Rihel mengatakan, pihaknya menerima laporan tersebut dari Kepala Bappelitbangda Kotim, Ramadansyah. Ramadansyah melihat ular tersebut saat akan pulang kerja. 

"Ularnya cukup besar, kemudian dia memberitahukan kepada penjaga kantor," ungkap Rihel, Minggu, 20 Juni 2021.

Mengetahui hal ini, penjaga kantor pun mengambil sebilah kayu untuk mengamankan ular itu. Namun, mempertimbangkan ular cukup agresif dan berbahaya penjaga kantor pun terpaksa membunuhnya. 

"Karena dikhawatirkan ada ular-ular yang lain, makanya mereka menghubungi kami," jelas Rihel. 

--page

Mendapatkan laporan ini, Disdamkarmat Kotim pun langsung menerjunkan personel ke lokasi. Namun setelah dilakukan penyisiran ke seluruh bagian perkantoran, tidak ditemukan ular lainnya. (MAGANG 2/B-5)