PANLANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Founder dan Group CEO Baba Rafi Enterprise, Hendy Setiono, sebuah waralaba kebab turki terbesar di Indonesia hadir menjadi pembicara dalam kegiatan Ngopi Preneur yang dilaksanakan oleh Klinik Bisnis pada Sabtu, 19 Juni 2021 malam di Palace Ballroom Lantai 3 Hotel Aquarius, Palangka Raya.

Hendy hadir membawa tema 'Adaptasi Bisnis di Masa Pandemi, Wajib!'. Mini seminar dari Hendy ini tidak hanya disambut antusias oleh mitra UMKM Klinik Bisnis yang hadir, bahkan dari antara enam penanya, dua di antaranya adalah tokoh penting Kalimantan Tengah.

Bagaimana tidak, saat sesi tanya jawab, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah yang juga istri dari Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran yakni Yulistra Ivo Azhari berdiri untuk mengajukan pertanyaan. Tidak hanya Yulistra Ivo yang ambil bagian dalam sesi diskusi ini, bahkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy pun juga turut bertanya seputar pengelolaan uang bagi pelaku UMKM agar tidak tercampur aduk dengan uang pribadi.

Antusiasme dari peserta yang hadir ini bahkan berlangsung hingga akhir acara sehingga acara yang memang dibalut dalam nuansa santai ini bisa dinikmati oleh semua yang hadir, tidak hanya oleh para mitra UMKM Klinik Bisnis tetapi juga para pejabat yang hadir.

Dalam mini seminarnya, Hendy memberikan banyak tips yang dapat diaplikasikan dalam dunia usaha, terutama di masa pandemi Covid-19 ini ketika semua hal sudah serba online.

--page

"Set your marketing strategy. Kita harus tau sasaran marketing kita sehingga kita bisa mengatur strategi marketing yang tepat. Tetapi bagaimanapun, saat ini strategi marketing terbaik adalah melalui tiga hal yakni media sosial, kolaborasi, maupun penggunaan aplikasi online," tutur Hendy.

Menurut Hendy, tips untuk mengembang usaha bagi UMKM ialah mulai dengan memaksimalkan media sosial untuk berinteraksi.

"Gunakan media sosial untuk menerima saran dan masukan. Kemudian manfaatkan fitur 'Highlight' untuk menyimpan info-info yang penting seperti menu, review, lokasi, dan sebagainya," saran Hendy.

Dirinya mengingatkan agar pelaku UMKM jangan takut mencoba, teruslah berpikir kreatif dan inovatif.

"Jangan mudah merasa puas, semangat dan punya ambisi, kolaborasi, added value, bangun networking, dan terus belajar," imbaunya.

Dalam kegiatan tersebut hadir sejumlah pejabat penting dan berpengaruh di Kalteng, dan tentu berpengaruh di bidang ekonomi Kalteng dan Kota Palangka Raya. Antara lain hadir Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Dandim Kolonel Inf. I Gede Putra Yasa, Kepala OJK Otto Fitriandy, Kepala BI Perwakilan Kalteng Rihando.

Selain itu para Kepala SOPD Provinsi Kalteng juga turut hadir sebagai undangan, juga mendampingi Ketua Dekranasda Kalteng sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kalteng, Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran, yakni ada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Ati Mulyati, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Aster Bonawati, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DP3APPKB Provinsi Rian Tangkudung. (TESTI PRISCILLA/B-7)